SINOPSIS
Pendidikan
tidak pernah berlangsung dalam ruang hampa. Ia selalu berkelindan dengan
kehidupan sosial, budaya, nilai, identitas, dan keberagaman masyarakat. Karena
itu, memahami pendidikan membutuhkan lebih dari sekadar perspektif pedagogis.
Sosiologi dan Antropologi Pendidikan mengajak pembaca
melihat pendidikan sebagai fenomena sosial sekaligus budaya. Perspektif
sosiologi membantu memahami struktur sosial, kelompok, relasi kekuasaan, dan
berbagai ketimpangan yang memengaruhi pendidikan. Sementara antropologi
mengungkap bagaimana nilai, tradisi, identitas, dan kebudayaan diwariskan serta
mengalami perubahan melalui proses pendidikan.
Buku
ini memadukan pemikiran tokoh-tokoh klasik dan kontemporer seperti Durkheim,
Weber, Boas, Malinowski, Bourdieu, Freire, Banks, dan Ogbu dengan berbagai
persoalan pendidikan Indonesia masa kini. Isu keberagaman, kekerasan di satuan
pendidikan, Profil Pelajar Pancasila, moderasi beragama, kesenjangan digital,
hingga intoleransi di kalangan pelajar menjadi konteks nyata untuk memahami
relevansi teori.
Hadir
sebagai bacaan bagi calon guru dan pendidik untuk membangun cara pandang yang
lebih kritis,
kontekstual, inklusif, dan manusiawi dalam memahami peserta
didik dan dunia pendidikan.




: